Get me outta here!

Minggu, 15 Maret 2020

PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DI INDONESIA


PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DI INDONESIA

BAB I
PENDAHULUAN
Sumber daya alam merupakan unsur lingkungan yang terdiri atas sumber daya alam hayati, sumberdaya alam non hayati dan sumberdaya buatan, merupakan salah satu aset yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebagai modal dasar pembangunan sumberdaya alam harus dimanfaatkan sepenuh-penuhnya tetapi dengan cara-cara yang tidak merusak, bahkan sebaliknya, cara-cara yang dipergunakan harus dipilih yang dapat memelihara dan mengembangkan agar modal dasar tersebut makin besar manfaatnya untuk pembangunan lebih lanjut di masa mendatang.
Dalam memanfaatkan sumber daya alam, manusia perlu berdasar pada prinsip ekoefisiensi. Artinya tidak merusak ekosistem, pengambilan secara efisien dalam memikirkan kelanjutan SDM. Pembangunan yang berkelanjutan bertujuan pada terwujudnya keberadaan sumber daya alam untuk mendukung kesejahteraan manusia. Maka prioritas utama pengelolaan adalah upaya pelestarian lingkungan, supaya dapat mendukung kehidupan makhluk hidup. Bila sumber daya alam rusak atau musnah kehidupan bisa terganggu.

BAB II
PEMBAHASAN
Sumber daya alam adalah semua kekayaan bumi, baik biotik maupun abiotik yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan kesejahteraan manusia, misalnya: tumbuhan, hewan, udara, air, tanah, bahan tambang, angin, cahaya matahari, dan mikroba (jasad renik).
Pada dasarnya Alam mempunyai sifat yang beraneka ragam, namun serasi dan seimbang. Oleh karena itu, perlindungan dan pengawetan alam harus terus dilakukan untuk mempertahankan keserasian dan keseimbangan tersebut.
Semua kekayaan yang ada di bumi ini, baik biotik maupun abiotik, yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia merupakan sumber daya alam. Tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroba merupakan sumber daya alam hayati, sedangkan faktor abiotik lainnya merupakan sumber daya alam nonhayati. Pemanfaatan sumber daya alam harus diikuti oleh pemeliharaan dan pelestarian karena sumber daya alam bersifat terbatas.
Adapun Sumber Daya Alam di Indonesia:
1.      MINYAK BUMI
·         Riau
Daerah di Riau ini mampu menghasilkan 365.827 barrel per hari dengan rincian minyak mentah sebanyak 359.777 barrel dan kondesat sebesar 6.050 barrel. Semua hasil minyak ini diperoleh dari Lhokseumawe, Peurela, Tanjung Pura, Sungai Paking, Dumai, Sungai Gerong, Plaju, Sorolangun, Kepulauan Natuna yang memiliki enam blok pertambangan yaitu Rokan, Mountain Front Kuantan, Siak, Coastal Plains & Pekanbaru, Selat Malaca, dan Selat Panjang. Riau sendiri merupakan daerah penghasil minyak terbesar di Indonesia. Sumber daya alamnya dikelola oleh Chevron, Petroselat, Bumi Siak Pusako, Pertamina, Kondur Petroleum dan Pembangunan Riau.
·         Irian Jaya Barat
Daerah yang mempunyai luas 410.660 kilometer persegi ini mampu menghasilkan minyak sebanyak 14.811 barrel per hari. Dimana bahan yang dihasilkan berupa minyak mentah sebesar 8.243 barrel dan kondensat sebanyak 6.568 barrel. Minyak di daerah ini dieksplorasi oleh Pertamina, Petrochina dan Petroleum. Yang terpusat di Sorong, Kiamano, Asmat/Biak Numfor.
·         Sumatra Selatan
Di Sumatera Selatan, daerah-daerah yang menjadi penghasil minyak antara lain Rimau, Lematang, Pendopo Raja dan Ogam Komering. Sumatera Selatan ini mampu menghasilkan minyak mentah sebesar 30.718 barrel per hari dan kondesat sebanyak 10.339 barrel. Semua blok minyak yang berada di Sumatera Selatan ini dikelola oleh Pertamina, Medco, Talisman, Conoco Philips dan Golden Spike.
·         Jawa Timur
Daerah di Jawa Timur ini mampu menghasilkan minyak mentah sebanyak 52.290 barrel dan kondesat 326 barrel atau total sebanyak 52.616 barrel per hari. Daerah penghasil minyak di Provinsi Jawa Timur ini antara lain Kangean, Tuban, Cepu, Brantas, Madura Barat, Gresik, dan Bawean. Dimana pertambangan di daerah ini di kelola oleh berbagai perusahaan seperti Pertamina, Hess, Kodeco Energy, Total, Pertamina, Kangean Energy dan Petrochina.

2.      BATU BARA
Indonesia adalah salah satu produsen dan eksportir batubara terbesar di dunia. Sejak tahun 2005, ketika melampaui produksi Australia, Indonesia menjadi eksportir terdepan batubara thermal.
Ada banyak kantung cadangan batubara yang kecil terdapat di pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua, namun demikian tiga daerah dengan cadangan batubara terbesar di Indonesia adalah:

1. Sumatra Selatan
2. Kalimantan Selatan
3. Kalimantan Timur

Sejak awal tahun 1990an, ketika sektor pertambangan batubara dibuka kembali untuk investasi luar negeri, Indonesia mengalami peningkatan produksi, ekspor dan penjualan batubara dalam negeri. Ekspor batubara Indonesia berkisar antara 70 sampai 80 persen dari total produksi batubara, sisanya dijual di pasar domestik.
Negara tujuan utama untuk ekspor batubara Indonesia adalah China, India, Jepang dan Korea Selatan. Selama "tahun-tahun kejayaannya" batubara menyumbang sekitar 85 persen terhadap total penerimaan negara dari sektor pertambangan.
Kebijakan Pemerintah Indonesia mempengaruhi industri pertambangan batubara nasional. Untuk memperoleh suplai dalam negeri, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral Indonesia meminta para produsen batubara untuk mencadangkan jumlah produksi tertentu untuk konsumsi dalam negeri (domestic market obligation). Selain itu, Pemerintah dapat menyetel pajak ekspornya untuk mengurangi ekspor batubara. Selama beberapa tahun terakhir Pemerintah menyatakan keinginan untuk meningkatkan konsumsi domestik batubara sehingga batubara mensuplai sekitar 30% dari pencampuran energi nasional pada tahun 2025.

3.      GARAM
·         Madura
Salah satu daerah yang masih masuk ke dalam wilayah Jawa Timur ini sudah sejak lama dikenal sebagai daerah penghasil garam terbesar di Jawa. Hal ini didukung dari kondisi cuaca di Madura yang cukup panas dengan kelembapan udara mencapai 80% serta curah hujan 186 mm per tahun. Dengan kondisi yang dimilikinya sangat cocok untuk memperoduksi garam karena dalam proses pembuatannya membutuhkan sinar matahari untuk penguapannya. Dan daerah penghasil garam berada di sepanjang pantai di bagian selatan Madura. Di tahun 2018, Kabupaten Sumenep memiliki luas areal garam mencapai 1.460 ha dengan jumlah produksi sebesar 236.887 ton. Sedangkan di Sampang luas wilayah penggaraman mencapai 2.814 ha dengan produksi garam di tahun 2018 sebesar 346.666 ton.
·         Cirebon
Sudah sejak dulu Cirebon menjadi wilayah penghasil garam terbesar di Jawa Barat. Dalam satu musim kemarau saja, ratusan ribu ton garam berhasil diproduksi. Di tahun 2018, tercatat jumlah garam yang dihasilkan cukup melimpah yaitu mencapai 483 ribu ton, angka tersebut melebihi target yang ditentukan yaitu 350 ribu ton. Meskipun demikian, kualitas garam yang dihasilkan masih kurang baik dalam segi mutu. Hal ini disebabkan kandungan NaCl yang terdapat di dalamnya hanya sebesar 20 persen saja, padahal standar garam yang baik NaCl harus mencapai 94 persen.
·         Pati
Pati menjadikan garam sebagai salah satu produk andalannya, hal ini dibuktikan dari jumlah produksi garam yang dihasilkan yang mencapai 500 ton per hari. Maka tidak heran jika Pati mendapat urutan ketiga sebagai daerah penghasil garam terbesar di Indonesia. Bahkan di Pati telah didirikan Gudang Garam Nasional. Ada sekitar 20 desa penghasil garam di Kabupaten Pati dan jika ditotal luas keseluruhan lahan penghasil garam bisa mencapai 2.838 ha  dengan jumlah petani garam sebanyak 6.781 orang. Untuk mendukung para petani garam di Pati, pemerintah setempat pun mencabut izin perluasan usaha milik salah satu perusahan import garam dari Australia sebab keberadaannya cukup meresahkan petani garam lokal.
·         Indramayu
Satu lagi daerah di Jawa Barat yang terkenal sebagai sentra penghasil garam berkualitas yaitu Indramayu. Para petani garam di Indramayu bertekat untuk meningkatkan produksi garam demi mewujudkan swasembada garam nasional serta peningkatan kesejahteran di kalangan keluarga petani garam. Untuk itu Indramayu menerapkan teknologi terbaru yaitu geo isolator untuk proses produksinya sehingga garam yang dihasilkan sesuai dengan standar yang diinginkan oleh perusahaan penerima garam. Hal ini terbukti berhasil dengan jumlah produksi garam di tahun 2018 mencapai 318.335 ton.
·         Bima
Nusa Tenggara Barat juga tidak mau kalah dengan daerah lain dalam menghasilkan garam. Di Kabupaten Bima potensi lahan untuk tambak garam cukup luas yaitu sekitar 4.620 ha namun tidak sampai setengahnya yang baru digarap. Sering berjalannya waktu pemerintah setempat mulai mengolah lahan – lahan potensial untuk dijadikan lahan garam. Jika dirata – rata jumlah produksi garam yang dihasilkan per tahunnya mencapai 152 ton. Selain itu, gundukan garam yang berwarna putih menjadi daya tarik tersendiri di Bima. Banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Bima, menyempatkan diri untuk mengabadikan pemandangan tersebut yang mungkin jarang ditemukan di tempat lain.
·         Kupang
Potensi garam yang terdapat di Kupang tidak jauh berbeda dengan yang terdapat di Australia. Potensi lahan garam yang tersedia di Kupang mencapai 60 ribu hektar, namun hanya sekitar 21 ribu hektar saja yang baru digarap untuk produksi garam. Dari 21 ribu lahan garam yang digunakan, produksi garam bisa mencapai 2,6 juta ton setiap tahun. Produksi garam yang terdapat di Kupang memberikan dampak positif salah satunya meningkatkan kesejahteraan para petani lokal serta sebagai bahan baku di sektor industri di Indonesia. Sehingga pemerintah setempat bertekat menjadikan Kupang sebagai salah satu daerah penghasil garam terbesar di Indonesia.

4.      GAS ALAM
·         Kalimantan Timur
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengukuhkan Provinsi Kalimantan Timur sebagai daerah penghasil gas alam yang terbesar di Indonesia. Salah satu titik terpenting di Kalimantan Timur yang menyimpan kekayaan gas alam adalah di blok Mahakam. Kalimantan Timur menjadi urutan pertama dari 5 daerah penghasil gas alam yang terbesar di Indonesia.
Cadangan gas alam yang diketahui terkandung dalam perut bumi Kalimantan Timur sangat melimpah. Sekitar 13,83 TCF cadangan gas alam dapat ditambang dari provinsi yang beribukota di Samarinda ini. Sedangkan produksi gas alam Kalimantan Timur sendiri mencapai 607,15 juta TCF. Tidak heran, Kalimantan Timur dianggap sebagai daerah penghasil gas alam yang terbesar di Indonesia. Industri gas alam ini membawa dampak pada perekonomian masyarakat Kalimantan Timur dan Indonesia.
·         Sumatra Selatan
Provinsi Sumatera Selatan menjadi urutan ke-2. Cadangan gas alam di Provinsi Sumatera Selatan sangat melimpah. Salah satu daerah di Sumatera Selatan yang menjadi pemasok gas alam terbesar untuk Indonesia adalah Kabupaten Musi Banyuasin.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyasin pada tahun 2016 sudah membangun sekitar 10.000 pipa saluran gas alam untuk mendukung kebutuhan bahan bakar warganya. Akibat adanya proyek kesejahteraan ini, para penduduk di Kabupaten Musi Banyuasin dapat dengan mudah mendapatkan sumber energi untuk digunakan memasak atau kebutuhan lainnya.
Selain di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan juga masih memiliki potensi lumbung energi gas alam di titik lainnya seperti di Kecamatan Buay Pamaca, Musi Rawas dan Lahat.
·         Papua Barat
Provinsi Papua Barat. Provinsi Papua Barat berhasil menjadi urutan ke-3 dalam daftar 5 daerah penghasil gas alam yang terbesar di Indonesia. LNG Tangguh merupakan megaproyek yang digarap oleh pemerintah untuk memanfaatkan potensi kekayaan gas alam di Bumi Cenderawasih ini. Pusat pertambangan LNG Tangguh di Papua Barat memiliki sekitar 500 miliar meter kubik cadangan gas alam dari perut buminya.
Tidak hanya mengandalkan kekayaan gas alam yang melimpah di LNG Tangguh, Papua Barat juga masih memiliki titik lain yang setelah diteliti ternyata juga kaya dengan cadangan gas alam. Daerah Kapulanda yang diteliti oleh tim dari Pertamina EP ternyata juga menyimpan cadangan gas alam yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Papua Barat dan Indonesia.
·         Kepulauan Riau
Kepulauan Riau menjadi urutan ke-4 dalam daftar negara penghasil gas alam terbesar di Indonesia.
Salah satu wilayah di Kepulauan Riau yang menjadi salah satu sumber gas alam terbesar adalah Kabupaten Natuna. Kabupaten yang terdiri dari beberapa pulau di tengah Laut Cina Selatan ini menyimpan sekitar 222 trilyun kubik cadangan gas alam. Karena kekayaan sumber daya alamnya yang luar biasa, tak mengherankan jika Kabupaten Natuna di Riau ini pernah menjadi rebutan antara Indonesia dan Tiongkok. Selain di Kabupaten Natuna, sumber gas alam yang melimpah juga bisa ditemukan di Kabupaten Anambas, Riau.
·         Jawa Barat
Tanah Sunda yang dekat dengan pusat pemerintahan Indonesia ini ternyata menyimpan kekayaan gas alam terbesar ke-5 di Nusantara. Provinsi Jawa Barat yang beribu kota di Bandung ini ternyata menyimpan gas alam yang melimpah di perut buminya.
 Salah satu produk pengolahan gas alam yang menjadi andalan Provinsi Jawa Barat adalah gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) yang utamanya digunakan untuk kepentingan industri dalam negeri.
5.      EMAS
·         Grasberg, Papua
Papua merupakan salah satu dari 5 besar negara penghasil emas terbesar di dunia. Tambang emas ini dikelola oleh Perusahaan asal AS, Freeport Mcmoran. Berdasarkan laporan dari perusahaan tersebut pada tahun 2014 silam, setidaknya tersisa 28,2 juta ons emas dengan cadangan emas Keseluruhan 54,8jt Ons Emas.
·         Tujuh Bukit, Banyuwangi
Tambang Tujuh Bukit atau lebih dikenal dengan sebutan Tumpang Pitu adalah yang terbesar kedua di indonesia dan termasuk yang terbesar di dunia. Tambang yang terletak di kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini dikelola oleh PT BSI (Bumi Suksesi Indo). Penambangan terbuka di daerah ini dimulai pada tahun 2016. Diperkirakan ada sekitar 28jt Ons Emas di dalamnya.
·         Gosowong, Halmahera Sulut
Tambang Tujuh Bukit atau lebih dikenal dengan sebutan Tumpang Pitu adalah yang terbesar kedua di indonesia dan termasuk yang terbesar di dunia. Tambang yang terletak di kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini dikelola oleh PT BSI (Bumi Suksesi Indo). Penambangan terbuka di daerah ini dimulai pada tahun 2016. Diperkirakan ada sekitar 28jt Ons Emas di dalamnya.
·         Pujon, Kalimantan Tengah
Sejak zaman dahulu, tanah borneo atau Kalimantan telah menjadi primadona dunia berkat kekayaan sumber daya alamnya yang sangat luar biasa, salah satunya adalah emas. Disini juga dilakukan proyek penambangan emas di wilayah Kapuas, Kalimantan Tengah. Diperkirakan bahwa tambang emas Pujon ini masih memiliki cadangan emas untuk beberapa puluh tahun kedepan.
·         Batu Hijau, Sumbawa NTT
Setidaknya, ada sekitar 2, 77 juta ons emas mentah yang telah berhasil didapatkan dari lokasi penambangan tambang emas batu hijau di wilayah Sumbawa ini, sejak mulai di buka tahun 2000 lalu. Dengan banyaknya potensi besar yang dihasilkan tersebut, membuat tambang emas batu hijau ini juga dilirik oleh beberapa negara tetangga.

6.      TIMAH
·         Pulau Belitung
Daerah penghasil timah di Indonesia yang paling banyak adalah di pulau Bangka Belitung tepatnya di daerah Manggar. Bahkan pulau Bangka Belitung ini sudah diakui dunia sebagai pulau penghasil timah terbanyak setelah China.
Adapun faktor lain yang menyebabkan Bangka Belitung mampu menghasilkan timah yang sangat banyak adalah karena pulau tersebut kaya juga akan bebatuan yang memiliki sifat asam. Bangka Belitung mampu menghasilkan timah mencapai 100.000 ton dan jumlah tersebut akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
·         Bakinang
Setelah Bangka Belitung, kini daerah dengan penghasil sumber daya alam timah terbesar dan terbanyak adalah di daerah Bakinang tepatnya di Riau pulau Singkep. Jika Belitung adalah daerah terbesar yang sudah diakui dunia sebagai daerah penghasil timah, maka Bakinang adalah daerah penambangan timah tertua di Indonesia. Selama catatan sejarah, penambangan timah di Bakinang ini sudah terjadi selama dua abad yakni sejak tahun 1812 sampai dengan tahun 1992.
·         Dabo
Masih di pulau Singkep ternyata ada daerah lain yang menjadi pusat penghasil timah terbesar di Indonesia yaitu daerah Dabo. Di daerah Dabo ini luas area tambang timah yang tersedia sekitar 45.000 ha dengan kegiatan penambangan sudah dilakukan kurang lebih 180 tahun lamanya.

7.      BAUKSIT
·         Riau
Daerah Riau terkenal sebagai lokasi penambangan terbaik yang salah satu hasilnya adalah bauksit atau yang lebih dikenal dengan nama bijih Aluminium. Bahan alam ini banyak ditemukan di Pulau Bintan dan Pulau Bulan. Lokasi tersebut merupakan daerah penghasil bauksit di indonesia terbesar saat ini dan produksinya sudah mencapai pasaran internasional.
·         Sumatera Utara
Lokasi penambangan berada di kota Pinang. Cara menemukan Bauksit dengan melakukan babat alas lalu penggalian. Jika sudah dipastikan daerah tersebut mengandung bijih Aluminium, maka langkah selanjutnya adalah dilakukan pencucian. Pemanfaatan daerah penghasil bauksit di indonesia akan diolah menjadi bahan utama pembuatan kaleng, panci, dan perkakas rumah tangga lainnya.
·         Bangka Belitung
Bangka Belitung juga memiliki lokasi penggalian bauksit yang cukup luas yaitu terletak di Sigembir. Ada 4 cara yang biasa dilakukan untuk mengolah bahan tambang ini yaitu dengan teknik asam, basa, sintering, dan elektrolisa. Pemecahan bauksit selanjutnya akan dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan Aluminium. Jika sudah menjadi barang setengah jadi, proses pengubahan menjadi barang jadi akan lebih cepat.
·         Kalimantan Barat
Daerah penghasil bauksit di indonesia yang berlokasi di provinsi ini berada di daerah Munggu Besar, Sandai, Balai Berkuah, Mebukung, dan Pantus. Bijih Aluminium ini memiliki nilai ekonomi yang besar. Tidak semua daerah memiliki potensi barang tambang tersebut. Tempatnya juga spesifik berlokasi di negara yang dilalui garis katulistiwa dan iklim tropis.

BAB III
PENUTUP
Sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui merupakan kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Seperti Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Meskipun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas., minyak bumi dan gas alam pada umumnya berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang hidup jutaan tahun lalu, terutama dibentuk dan berasal dari lingkungan perairan.Perubahan tekanan suhu panas, selama jutaaan tahun ini kemudian mengubah materi senyawa organik tersebut menjadi berbagai jenis bahan tambang tersebut.


DAFTAR PUSTAKA

Senin, 20 Januari 2020

KULINER YANG HARUS DICICIPI DI AGAM

KULINER YANG HARUS DICICIPI DI AGAM

1.       Cubadak Kicuah
Pernahkah anda tertipu oleh makanan? Di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, ada satu makanan yang berbahan dasar nangka muda. Namun, memiliki rasa seperti rendang daging yang dapat menipu mata dan lidah penikmatnya. Alhasil diberi nama lah menu itu dengan "Gulai Cubadak Kicuah"
Gulai cubadak atau gulai nangka, merupakan makanan khas di Minangkabau, khususnya di Nagari Salingka Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Kuliner satu itu erat kaitannya dengan kegemaran masyarakat menggulai nangka, kemudian dikreasikan atau diolah dengan cara baru mirip seperti memasak rendang. Makanan ini salah satu kuliner yang tidak kalah menarik di Kabupaten Agam. Bahkan menjadi masakan pilihan yang disajikan sebagai menu acara adat dalam berbagai acara di nagari salingka Danau Maninjau.

2.       Goreng Baluik Lado Mudo
Goreng baluik (belut) mungkin sudah sering anda nikmati, tapi goreng baluik satu ini punya tambahan cita rasa lado mudo (cabe hijau muda). Goreng baluik lado mudo merupakan masakan rumahan yang bisa ditemui hampir disetiap rumah makan di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Agam belahan timur salah satunya Kecamatan Banuhampu.
Seperti biasa, menu-menu masakan khas Minangkabau tidak terlepas dari cabe (lado), baik cabe merah maupun cabe hijau (lado mudo) sebagai bahan sambalnya. Namun anda tidak akan merasakan pedas yang berlebihan dikarenakan paduan bumbu dan tomat yang pas. Dinikmati bersama nasi putih hangat, satu porsi belut ini terasa belumlah cukup.

3.       Itiak Lado Hijau
Itiak Lado Hijau !!! Siapa yang tidak kenal masakan ini. Jangankan wisatawan domestik, menu ini sudah menjadi langganan wisatawan mancanegara. Adalah Kecamatan IV Koto yang memiliki menu khas ini. Di musim kunjungan, puluhan warung nasi yang menjajakan menu ini biasanya akan penuh sesak, dan tidak sedikit pelanggan yang harus kecewa karena tidak kebagian. 
Itiak Lado Hijau ini juga langganan kiriman ke Jakarta untuk dinikmati oleh perantau dan (kabarnya) para petinggi negara. Kelebihan Itiak Lado Hijau ini adalah, anda tidak akan merasakan bau amis dari itik. Dan cabe hijau yang biasanya memiliki kesan angker, terasa pas dan klop berkat racikan khas para ahlinya. 

4.       Gulai Kapalo Lauak
Masakan berupa gulai memang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Agam. Hampir semua masakan yang dihasilkan dari ranah minang  tidak bisa lepas dari penggunaan santan. Sehingga menghasilkan cita rasa masakan yang enak dan gurih, salah satunya gulai kapalo lauak (gulai kepala ikan).
Menggunakan ikan laut yang segar, daging kepala ikan ini akan terasa manis dan gurih, diiringi rasa pedas dari kuahnya. Bagi para wisatawan tidak perlu bingung untuk mendapatkan masakan yang satu ini, hanya dengan mengunjungi rumah makan yang ada di Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara. Hampir semua rumah makan di wilayah itu menjadikan gulai kapalo lauak sebagai menu utamanya.

5.       Gulai Lokan 
Jika membahas masakan gulai di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, menu satu ini juga tidak kalah menarik. Menu berbahan dari kerang ini jadi masakan khas masyarakat pesisir pantai yaitu gulai lokan.
Gulai lokan dapat dijumpai di rumah makan kawawan Tiku, yang bisanya disajikan disusun berantai. Lokan sendiri merupakan salah satu dari sekian banyak jenis kerang yang hidup di dasar sungai dan dapat dijumpai di muara sungai sepanjang pesisir pantai.
Jangan bayangkan seperti kerang berukuran kecil, tapi ini ukurannya hingga 2-3 kali lipat. Dagingnya putih dan tebal, ketika dibuat gulai daging lokannya terasa empuk dan gurih. Lokan yang telah diolah menjadi gulai, sangat cocok jadi salah satu menu alternatif untuk mengatasi rasa bosan dengan menu gulai yang sudah umum ditemui di wilayah itu.

6.       Nasi Kapau
Menu yang ini, tidak butuh perkenalan lebih lanjut. Nasi Kapau !!! Kuliner yang sudah melegenda dari Agam ini sudah dinikmati dari berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari masyarakat biasa, sampai pejabat tinggi. Bahkan nasi kapau ini menjadi menu wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Agam dan Bukittinggi. 
Kapau itu sendiri adalah nama salah satu nagari (desa) di Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam. Nasi Kapau yang otentik sulit ditemui di tempat lain. Karena menunya sangat khas. Salah satunya adalah gulai tambunsu, yaitu gulai usus yang diisi dengan campuran tahu dan telur.

7.       Palai Rinuak
Selain keindahan alamnya yang memukau, Danau Maninjau di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, memiliki kuliner yang khas yaitu palai rinuak atau pepes rinuak.
Rinuak merupakan ikan endemik berasal dari di Danau Maninjau, yang ditangkap masyarakat dan dijadikan sebagai bahan untuk olahan makanan. Rinuak dimasak dengan cara dibungkus daun pisang, tantunya dicampur berbagai bumbu, sehingga makanan ini terasa lebih enak dan digemari wisatawan.
Masyarakat di kawasan Danau Maninjau biasanya manfaatkan rinuak sebagai lauk untuk hidangan makan. Biasanya ikan rinuak digoreng atau dipepes. Jenis makanan ini sangat digemari dan bisa membangkitkan gairah makan yang hilang.
Tak kalah penting, palai rinuak jadi salah satu kuliner yang sering dicari wisatawan saat berkunjung ke wilayah itu. Sehingga disepanjang jalan lintas kawasan Danau Maninjau, terdapat banyak outlet atau warung milik warga khusus menjual palai rinuak dan berbagai hasil olahan rinuak lainnya.

Tunggu apa lagi! ayo ke Agam!!

Sabtu, 16 November 2019

Bentuk Kerjasama antar Perusahaan


1.       MERGER

Menurut Para Ahli:
a)       Abdul Moin
Menurut Abdul Moin (2003), pengertian merger adalah penggabungan dua perusahaan atau lebih yang kemudian hanya ada satu perusahaan yang tetap hidup sebagai badan hukum, sementara yang lainnya menghentikan aktivitasnya atau bubar. Perusahaan yang dibubarkan mengalihkan aktiva dan kewajibannya ke perusahaan yang mengambil alih sehingga perusahaan yang mengambil alih mengalami peningkatan aktiva.
b)      M.E. Hitt
Menurut M.E. Hitt, merger adalah suatu strategi bisnis yang diterapkan dengan menggabungkan antara dua atau lebih perusahaan yang setuju menyatukan kegiatan operasionalnnya dengan basis yang relatif seimbang karena mereka memiliki sumber daya dan kapabilitas yang secara bersama-sama dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang lebih kuat.
c)       Zaki Baridwan
Menurut Zaki Baridwan (Hamid 1998), pengertian merger adalah proses pengambilalihan saham yang dilakukan suatu perusahaan terhadap perusahaan lain dimana perusahaan yang diambil alih tersebut tidak lagi menjadi perusahaan yang berdiri sendiri, namun sudah menjadi bagian dari perusahaan yang telah mengambil alih.
d)      Floyd A. Beams dan Amir Abadi Yusuf
Menurut Floyd A. Beams dan Amir Abadi Yusuf (2000), pengertian merger adalah proses pengambilalihan yang dilakukan suatu perusahaan terhadap seluruh operasi dari entitas usaha lain dimana entitas yang telah diambilalih tersebut dibubarkan.
                Jadi merger dapat diartikan sebagai suatu proses penggabungan dua perseroan dimana salah satunya tetap berdiri dan menggunakan nama perseroannya sementara perseroan yang lain lenyap dan semua kekayaannya dimasukkan ke dalam perseroan yang tetap berdiri tersebut.
Contoh:
NO
Perusahaan Yang Merger
Perusahaan Hasil Merger
1
Bank Bumi Daya
(BBD), PT
Bank Mandiri Tbk, PT

Bank Ekspor Impor
Indonesia (EXIM), PT


Bank Pembangunan
Indonesia (Bapindo), PT


Bank Dagang Negara
(BDN), PT

2
Bank Bali Tbk, PT
Bank Permata Tbk, PT

Bank Universal Tbk, PT


Bank Prima Express, PT


Bank Artha Media, PT


Bank Patriot, PT

3
Bank Lippo Tbk, PT
Bank CIMB Niaga Tbk, PT

Bank CIMB Niaga
Tbk, PT


2.       KONSOLIDASI

Menurut Para Ahli:
a)       Roman Nurbawa
Menurut Roman Nurbawa, arti konsolidasi adalah pembubaran dua atau lebih perusahaan yang kemudian digantikan dengan perusahaan baru yang secara finansial mengambil alih semua aset yang dimiliki oleh perusahaan yang dibubarkan tersebut.
b)      Rudi Prasetya
Menurut Rudi Prasetya, arti konsolidasi adalah pembubaran dua atau lebih perusahaan dan menggantinya dengan suatu perusahaan yang baru. Setiap perusahaan yang dibubarkan tersebut dileburkan menjadi satu perusahaan.
c)       Aliminsyah
Menurut Aliminsyah, arti konsolidasi adalah penggabungan usaha antara dua perusahaan atau lebih, dimana untuk meneruskan kegiatan usaha gabungan tersebut dibentuk perusahaan baru dan semua perusahaan yang telah bergabung menghentikan kegiatannya.
d)      Peraturan Pemerintah
Menurut Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1999, pengertian konsolidasi adalah penggabungan dua buah bank atau lebih dengan cara mendirikan bank baru dan membubarkan bank lama tanpa melakukan likuidasi terlebih dahulu.
Jadi Konsolidasi dapat di artikan sebagai dua perusahaan atau lebih yang bergabung bubar demi hukum, dan sebagai gantinya dibentuk suatu perusahaan dengan nama yang baru meskipun secara keuangan perusahaan baru tersebut mengambil alih aset hak serta kewajiban dari perusahaan yang dibubarkan.
Contoh:
NO
Perusahaan Yang Konsolidasi
Perusahaan Hasil Konsolidasi
1
Bank Bumi Daya (BBD)
Bank Mandiri

Bank Dagang Negara (BDN)


Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim)


Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo)

2
PT. Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8)
SmartFren

PT. Smart Telecom (Smart)

3
PT. Reasuransi Internasional Indonesia (Reindo)
Indonesian Professional Reinsurer (IPR)

PT. Reasuransi Nasional Indonesia (Nas Re)


PT. Tugu Reasuransi Indonesia (Tugu Re)


PT. Maskapai Reasuransi Indonesia (Marein)


3.       AKUISISI

Menurut Para Ahli:
a)       P.S Sudarsanan
Menurut P.S Sudarsanan (1999), pengertian akuisisi adalah suatu perjanjian, di mana sebuah perusahaan membeli aset atau saham perusahaan lain, dan para pemegang saham dari perusahaan lain menjadi sasaran akuisisi akan berhenti menjadi pemilik perusahaan.
b)      Made Sudana
Menurut Made Sudana (2011), pengertian akuisisi adalah penggabungan dua perusahaan yang mana perusahaan akuisitor membeli sebagian saham perusahaan yang diakuisisi, sehingga pengendalian manajemen perusahaaan yang diakuisisi berpindah kepada perusahaan akuisitor, sementara kedua perusahaan masing-masing tetap beroperasi sebagai suatu badan hukum yang berdiri sendiri.
c)       Brealey, Myers, dan Marcus
Menurut Brealey, Myers, & Marcus (1999), pengertian akuisisi adalah pengambilalihan (takeover) suatu perusahaan dengan membeli saham atau aset perusahaan tersebut, dan perusahaan yang dibeli tetap ada.
d)      Michael A. Hitt
Menurut Michael A. Hitt, pengertian akuisisi adalah memperoleh atau membeli perusahaan lain dengan cara membeli sebagian besar saham dari perusahaan sasaran.
e)      Charles A. Scharf
Menurut Charles A. Scharf, akuisisi adalah suatu transaksi di mana pihak pembeli (perusahaan) memperoleh sebagian maupun seluruh aset atau usaha dari pihak penjual (perusahaan), atau seluruh maupun sebagian saham atau sekuritas lain dari pihak penjual, di mana transaksi tersebut dilakukan berdasarkan kesepkatan antara pihak pembeli dan pihak penjual.
f)        Summer N. Levine
Menurut Summer N. Levine, pengertian akuisisi adalah transaksi yang terjadi antara dua pihak, di mana pihak pembeli pada akhirnya mendapatkan dan menjadi pemilik sebagian besar atau seluruh kekayaan dari pihak penjual.
g)       Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Menurut PSAK No. 22, arti akuisisi adalah pengambilalihan kepemilikan perusahaan oleh pihak pengakuisisi (acquirer), sehingga mengakibatkan berpindahnya kendali atas perusahaan yang diambil alih (acquiree) tersebut.

Contoh:
·         PT Bank Agroniaga Tbk diakuisisi oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI)
·         Pizza Hut diakuisisi oleh Coca-Cola
·         Aqua di akuisisi oleh Danone

4.       JOINT VENTURE

Menurut Para Ahli:
a)       Peter Mahmud
Joint Venture adalah sebuah kontrak antara 2 perusahaan untuk membentuk sebuah perusahaan baru. Terjadinya perubahan baru inilah yang selanjutnya disebut dengan Joint Venture.
b)      Erman Rajagukguk
Joint Venturee adalah sebuah kerja sama antara pemilik nasional dengan pemilik modal asing berdasarkan sebuah perjanjian atau kontraktual.
Jadi joint venture dapat di artikan sebagai suatu perusahaan yang didirikan oleh dua atau lebih entitas bisnis untuk menyelenggarakan bisnis bersama dalam jangka waktu tertentu. Adapun dua perusahaan tersebut adalah perusahaan yang berasal dari dalam negeri dengan perusahaan dari luar negeri (asing).
Contoh:
·         Asus dan Gigabyte
Persaingan bisnis dalam produksi perangkat keras untuk produk komputer, mendorong banyak perusahaan melakukan inovasi dan melakukan kerjasama dengan perusahaan lainnya. Hal ini juga dilakukan oleh dua perusahaan teknologi kenamaan asal taiwan yaitu Gigabyte dan ASUS, yang selama ini berkompetisi ketat pada  produksi motherboard, graphics card, dan beberapa komponen lain. Kedua perusahaan tersebut ssepakat melakukan kerja sama untuk membuat strategi baru dalam pembuatan dan pemasaran produk motherboard dan graphics card pada tahun 2007.
·         Sharp dan Sony
SHARP Corporation (SHARP) dan SONY Corporation (SONY) mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani memorandum yang tidak mengikat untuk untuk melakukan sistem kerja sama dalam memproduksi dan menjual panel dan modul LCD berukuran besar dari pabrik panel LCD SHARP. Secara hukum kerjasama ini efektif pada 30 September 2008.
·         PT.Pusri dengan National Petrochemical company of Iran (NPCI)
Di Indonesia sendiri ada PT Pusri bekerja yang melakukan kerja sama dengan National Petrochemical Company of Iran (NPCI). Kerjasama ini adalah membangun pabrik pupuk berkapasitas 1,14 juta ton per tahun. Saham Pusri sendiri di perusahaan yang dibangun dengan sistem joint venture tersebut mencapai USD97 juta, dan harus dicairkan dalam empat tahun ke depan.

Minggu, 03 November 2019

BROSUR BISNIS OREO CAFE